Langsung ke konten utama

Observasi 8

Hari ini observasi saya tidak berfokus hanya pada satu gaya belajar anak, namun mengkombinasikan semuanya. Metode yang saya ambil adalah contextual learning. Metode yang pas dengan topik sains kami hari ini, "in the ground", dengan tekhnik observasi lapangan.

Awalnya, saya meminta anak-anak membuat table observasi yang sudah saya buatkan di papan tulis. Saya mengajak anak-anak mengunjungi taman sekolah guna memberikan konteks materi secara langsung. Mereka meneliti apa saja benda yang mereka lihat di sekitaran mereka. Karena masih kelas 2, jadi materi pembahasan pun masih sederhana. Oleh-oleh dari kegiatan ini pun saya mendapatkan ragam jenis batu yang kemudian saya jadikan media belajar di kelas di waktu serta materi yang sama.

Dari tekhnik pembelajaran ini, dengan melihat benda secara langsung, diharapkan anak-anak dengan gaya belajar kinestetik dan visual dapat menikmati kegiatan yang ada. Selanjutnya, menulis observasi dengan gambar pun diharapkan memfasilitasi anak-anak visual mengembangkan daya seninya. Selanjutnya, mendengarkan penjelasan di lokasi diharapkan dapat melengkapi rasa ingin tau yang tinggi bagi anak-anak dengan gaya belajar audiolingual.

Dari kegiatan tersebut, saya sebagai gurunya melihat anak-anak berkembang sesuai dengan gaya belajarnya. Anak kinestetik, sangat nampak jelas rasa keingin tahuan mereka dengan banyak memegang benda di sekitarnya. Anak visual, membuat catatan dan gambar dengan sangat rapi. Anak audiolingual membuat catatan yang sangat detail. Alhamdulillah, semuanya terlihat antusias dan banyak memastikan bahwa catatan mereka selesai dengan sempurna... 😀



#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tantangan 10: Aplikasi penunjuk arah "Waze"

Semua orang tentu senang dengan yang namanya jalan-jalan, bahkan bagi beberapa orang senang menyusuri tempat-tempat baru. Namun, ketika arah yang dituju membingungkan maka disitulah kita merasa suasana menjadi menyebalkan. Sama seperti saya. Bersyukurlah punya suami yang cukup mengerti hal ini, maka dia mendownload waze dan menggunakannya sebagai petunjuk arah. Aplikasi ini sama seperti google maps, namun lebih variatif karena memiliki chat bagi sesama pengguna waze. Chat itu berfungsi untuk membantu sesama pengguna waze yang membutuhkan info terkait kepadatan lalu lintas, atau pertanyaan terkait lokasi. Biasanya notifikasi chat ini akan masuk ketika ada yang bertanya. Bagi saya yang baru pertama kali menggunakan aplikasi penunjuk arah ini, cukup takjub menggunakannya, terutama logonya yang lucu. Mudah juga digunakan dan tentunya memiliki keakuratan yang lebih baik dibanding aplikasi penunjuk arah lainnya. Bagi yang suka travelling, dan memerlukan petunjuk arah, aplikasi waze i...

Tantangan 7: website di tengah kegalauan "finansialku.com"

Sebagai seorang ibu baru yang sedang galau antara resign atau lanjut kerja, maka saya mulai banyak mencari info sana sini tentang urusan kerumah tanggaan. Untuk sementara ini, status saya di tempat kerja memang masih cuti, namun menghitung mundur 30 hari perlu ditentukan kembali kerja atau kembali ke rumah mengurus bayi. Biasanya orang yang hendak resign karena galau dengan siapa yang akan menjaga bayi, kalau saya mungkin sedikit berbeda karena ibu sudah bersedia mengasuh cucunya, hanya saja tetao galau karena sejatinya bayi adalah amanah Allah, memintanya tidak sebentar, jika harus diberikan pada orang lain dalam pengasuhan tidakkah saya mengkhianati amanah Allah? Namun, jika satu masalah usai (anggaplah keputusan resign), maka timbul masalah baru bahwasannya pemasukan keluarga akan berkurang sedangkan saya masih memiliki tanggungan sekolah adik. Nah lho, seperti rantai yang tiada putusnya jika ditelisik lebih jauh. Maka dari itu, saya akhir-akhir ini sering membuka website Fi...

Tantangan 2: Website penunjang kualitas diri "ibupedia.com"

Hari ini adalah hari belajar tentang per-ASI-an bagi saya. Hal ini tentu saja didasari dengan perubahan status sebagai ibu sejak 22 hari yang lalu. Saran dari banyak orang sering kali beragam, maka diperlukan juga waktu bagi diri untuk mencari referensi sendiri. Maka untuk hari saya dan suami menjadi orang tua pembelajar melalui salah satu website bagi banyak orang tua muda yakni  ibupedia.com .  Website tersebut banyak sekali menyajikan info-info terkait dunia kehamilan dan pengasuhan. Disajikan dengan bahasa ringan dan website yang menarik (karena didominasi warna pastel yang saya suka, he'eh) yang tentu saja sangat berguna bagi para orang tua terutama ibu yang sedang menjalani proses kehamilan, karena bahwasannya ada banyak pengetahuan penting tentang mengurus anak sejak hamil, melahirkan, dan setelahnya. Bagi seorang ibu muda yang baru memiliki anak pertama seperti saya, info-info tersebut sangatlah diperlukan. Bagi yang sudah memiliki anak lebih dari satu pun tetap be...