Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label my note

Ketika jilbab hanya menjadi sekedar

Baru beberapa hari ini saya menyelesaikan membaca "gara-gara jilbabku"-nya mba asma nadia. Membacanya membuat pikiran saya melanglang jauh, antara keheranan dan ketidakpercayaan. Pasalnya, itu adalah buku kumpulan essay pengalaman tentang perjalanan berjilbab mereka (kumpulan penulis perempuan), mengapa saya katakan heran juga terbesit ketidak percayaan? Karena tentu yang pertama saya tidak mengalami perjalanan berjilbab sebegitu sulit seperti mereka yang melalu jalan panjang nan penuh pengorbanan. Hal serupa tergambar pula ketika membaca "jilbab pertamaku" dengan genre yang sama. Namun buku kedua yang sebut tadi, itu jauh lebih membuat saya terkagum-kagum karena lebih terasa rasa perjuangannya yang lebih berat, meskipun pada dasarnya di buku yang pertama pun sama. Saya agak tercenung, begitu sulitnya ternyata bagi seorang perempuan dalam mengazzamkan hatinya yang memutuskan tuk berjilbab (busana muslimah) dalam merealisasikannya dalam tindakan nyata, ketika azzam i...