Langsung ke konten utama

Day 8: Bintang dalam diri kita

Masih berlanjut tentang bintang dalam diri kita. Untuk bintang ketiga saya ini adalah bintang yang lebih dahulu bersinar dari yang lainnya, meski pada akhirnya kini menjadi bintang yang paling redup karena tertutupi dengan fokus pada kegiatan harian dan segala projeknya. Padahal, jika ditekuni lebih dalam dan serius, maka mungkin saja bisa menjadi tambahan profesi baru saya.

Hand-crafting, ya itulah hal yang dapat membuat saya berbinar-binar jika sedang bersamanya. Proses menemukannya paling unik karena saya sendiri kurang begitu mengingat detailnya. Namun cerita dari banyak keluarga, saya mendapatkan gambaran bahwa saya memang sudah menyenangi hal-hal yang sifatnya membutuhkan keahlian tangan sejak kecil. Sepanjang ingatan saya, pelajaran seni, terutama seni rupa, adalah pelajaran yang selalu paling saya suka sejak sekolah dasar. Maka, tak heran jika usia SD saja saya sudah bisa membuat sapu tangan sulam, bahkan beberapa baju seringkali saya modifikasi sendiri, seringnya adalah mukena yang biasanya saya kurang begitu suka posisi tali kepalanya. 

Masuk ke sekolah menengah, pelajaran seni masih menjadi salah satu pelajaran yang menarik untuk saya, apalagi ada materi seni tentang jahit menjahit. Kebayang dong betapa bahagianya saya kalau menjelang jam seni bisa bermain dengan jarum, benang, serta mesin jahit yang kala itu masih manual (belum se-modern sekarang). Bahkan, guru jahit yang ketika itu resign sebelum saya lulus, saya masih bisa ingat betul wajah serta gaya suaranya. Di lain tingkat, saya mempelajari seni rupa yang dominan bermain dengan pensil, buku gambar, cat air, dan sejenisnya. Kelas ini pun menjadi kelas yang sangatlah menghibur untuk saya. Bahkan tak jarang beberapa teman, yang menyerah dalam menggambar, meminta dibuatkan tugas (saya baru menyadari kini bahwa hal tersebut tidak baik, he'eh). Di lain waktu, ekskul maupun kelas kaligrafi menjadi kelas unggulan saya. Syukur luar biasanya, saya sering menjadi perwakilan sekolah untuk mengikuti lomba kaligrafi dan Alhamdulillah seringkali pulang membawa juara meski tidak selalu yang pertama.

Hingga kuliah, kecintaan pada dunia seni belum pupus. Namun, setelah ditelisik lebih jauh sepertinya dunia saya pada seni rupa, bukan yang lain seperti tari atau musik. Jika masuk di kedua ranah tersebut, tetiba seperti saya berada di ruang kosong yang tidak tahu harus apa (saking bertolak belakanganya antara saya dan seni rupa). Alhamdulillah, minat tersebut masih berlanjut hingga kini, bahkan ketika kuliah saya sempat membuka usaha yang dihasilkan dari kerajinan tangan saya sendiri. 

Harapannya, ke depannya minat tersebut bisa lebih berkembang dan menjadi fokus utama setelah profesi utama saya nanti sudah waktunya dilepas, aamiin. Bismillah...


#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Ketika waktu terasa berlalu dengan cepat,,,"

Inilah kehidupan, semuanya nampak abstrak dan serba seketika. Namun memang begitulah kehidupan... Banyak hal yang terkadang sulit dipahami, sulit juga diterima, bahkan hal-hal yang terjadi seketika. Seperti halnya sebuah perpisahan. namun sepertinya memang sudah sunnatullah, pertemuan disandingkan dengan perpisahan. Dan keduanya tidak mengenal arti toleransi. Jika sudah waktunya, maka di mulailah perguliran kehidupan baru. Tidak peduli dengan pernyataan siap atau tidak siap, tetapi bermain dengan pertimbangan akal serta keadaan. perpisahan memang suatu hal yang sangat berat. Maka dari itulah aku ...

Tantangan 10: Aplikasi penunjuk arah "Waze"

Semua orang tentu senang dengan yang namanya jalan-jalan, bahkan bagi beberapa orang senang menyusuri tempat-tempat baru. Namun, ketika arah yang dituju membingungkan maka disitulah kita merasa suasana menjadi menyebalkan. Sama seperti saya. Bersyukurlah punya suami yang cukup mengerti hal ini, maka dia mendownload waze dan menggunakannya sebagai petunjuk arah. Aplikasi ini sama seperti google maps, namun lebih variatif karena memiliki chat bagi sesama pengguna waze. Chat itu berfungsi untuk membantu sesama pengguna waze yang membutuhkan info terkait kepadatan lalu lintas, atau pertanyaan terkait lokasi. Biasanya notifikasi chat ini akan masuk ketika ada yang bertanya. Bagi saya yang baru pertama kali menggunakan aplikasi penunjuk arah ini, cukup takjub menggunakannya, terutama logonya yang lucu. Mudah juga digunakan dan tentunya memiliki keakuratan yang lebih baik dibanding aplikasi penunjuk arah lainnya. Bagi yang suka travelling, dan memerlukan petunjuk arah, aplikasi waze i...

Tantangan 7: website di tengah kegalauan "finansialku.com"

Sebagai seorang ibu baru yang sedang galau antara resign atau lanjut kerja, maka saya mulai banyak mencari info sana sini tentang urusan kerumah tanggaan. Untuk sementara ini, status saya di tempat kerja memang masih cuti, namun menghitung mundur 30 hari perlu ditentukan kembali kerja atau kembali ke rumah mengurus bayi. Biasanya orang yang hendak resign karena galau dengan siapa yang akan menjaga bayi, kalau saya mungkin sedikit berbeda karena ibu sudah bersedia mengasuh cucunya, hanya saja tetao galau karena sejatinya bayi adalah amanah Allah, memintanya tidak sebentar, jika harus diberikan pada orang lain dalam pengasuhan tidakkah saya mengkhianati amanah Allah? Namun, jika satu masalah usai (anggaplah keputusan resign), maka timbul masalah baru bahwasannya pemasukan keluarga akan berkurang sedangkan saya masih memiliki tanggungan sekolah adik. Nah lho, seperti rantai yang tiada putusnya jika ditelisik lebih jauh. Maka dari itu, saya akhir-akhir ini sering membuka website Fi...